Saturday, April 27, 2013

Saat Cemburu yang Ditutupi


Di suatu hari yang cerah berbinar. Matahari sudah terlebih dahulu terbit dari ufuk timur. Memancarkan senyuman yang membuat seluruh alam ini cerah. Membuat perempuan yang cantik ini terpaksa bangun dari tidurnya, begitu sadar dia belum menyelesaikan semua tugas-tugas yang harus dia kumpulkan ke guru hari ini. “Ah, malas sekali rasanya bangun dari tempat tidur ini”, katanya dalam hati. Seolah-olah berbicara pada bantal, guling, dan kasur yang nyaman. Senyaman pelukan seorang ibu.

Dia mencari-cari dimana letak handphone nya. Setelah dia menemukan handphone nya, dia langsung membuka seluruh pesan BBM yang masuk. Tiba-tiba dia tersenyum lebar, melihat seorang laki-laki yang dia cintai mengucapkan selamat pagi sekaligus menyisipkan emoticon pelukan dan ciuman. “Selamat pagi juga, sayangku({}):*” balas perempuan itu. Dia langsung beranjak dari kasurnya dengan setengah tak rela. Mencari kacamata merahnya, ikat rambut merahnya, lalu mencepol rambutnya yang keriting panjang itu. Laki-laki itu belum membalas BBM nya. Segera dia merapikan tempat tidurnya, mematikan AC yang dinginnya membuat perempuan itu bersin-bersin, membuka gorden berwarna krem, dan membuka 2 jendela. Sinar matahari spontan masuk ke dalam kamar. Perlahan kamar itu panas karna sinar matahari.
           
Dia buka lagi aplikasi BBM nya, ternyata belum ada juga BBM dari laki-laki ganteng itu. Selalu. Laki-laki itu selalu terlihat tampan setiap saat. Terlihat manis senyumannya. Terasa hangat pelukannya. Terasa lembut genggaman tangannya. Dan perempuan itu setiap harinya selalu makin sayang. Setelah kamarnya sudah rapi, dia langsung ke lantai bawah. Melihat ada makanan apa yang bisa dia makan. Tidak ada apa-apa. Yang ada hanya sebungkus roti tawar, satu buah roti coklat, dan selai-selai yang tertata rapi di rak. Dia mengambil roti coklat. Membuka bungkusannya. Dan melahap rotinya. Tak lupa dia membuat secangkir teh hangat manis, meminumnya sedikit demi sedikit. Menikmati hangat dan manisnya teh tersebut.
            
Setelah selesai dengan sarapannya, dia mencuci segala peralatan makannya tadi. Langsung dia bergegas ke lantai atas, membuka aplikasi BBM untuk yang kesekian kalinya. Dan sampai sekarang belum ada balasannya. “Udah setengah jam lebih belom dibales juga, kemana sih” dumelnya dalam hati. Perempuan itu bingung mau ngapain, akhirnya dia memutuskan untuk mengerjakan tugas-tugas yang belum selesai itu. Satu demi satu tugas dia selesaikan. Sambil sesekali melihat aplikasi BBM nya. Untuk yang kesekian kalinya, baru laki-laki itu membalas, “hai, mbb tadi tidur lagi._.”. Ah kalo kayak gini rasa betenya langsung lumer. Perempuan itu emang gak bisa marah sama laki-laki itu karna masalah sepele. Karna menurut dia, selagi masalah itu bisa diselesaikan dengan kepala dingin, kenapa harus dibetein?
           
Mereka BBM-an hingga tiba saatnya waktu mendekati jam sekolah. Dan laki-laki itu bersiap untuk ke sekolah lebih awal dan melakukan sholat Jumat. Memakai seragam hijau muda dengan bawahannya hijau tua. Perempuan itu datang agak telat. Setelah bel masuk berbunyi, dia baru datang. Tapi untung saja belum ada guru. Padahal saat itu pelajarannya guru yang lumayan killer di mata anak-anak. Dia gak mau lagi kayak waktu itu. Telat dan gak dibolehin masuk ke kelas selama pelajaran tersebut. Dia udah kapok.
           
Perempuan itu duduk dengan sahabat perempuannya. Sedangkan laki-laki itu duduk tepat di belakang perempuan itu dengan sahabat laki-lakinya. Dari sinilah semua cerita yang membuat aku sedikit marah dimulai.
            
Pelajaran pertama yang kosong yang diajarkan oleh guru killer yang saat itu tidak hadir dimanfaatkan oleh anak-anak untuk mengobrol, bermain, sekedar mendengarkan lagu, dan sebagainya. Perempuan berkacamata, laki-laki berkulit putih, dan para sahabat-sahabatnya hanya berbincang, bercanda gurau. Entah topik apa yang dibicarakan, namun terlihat asik saja. Perempuan cantik itu dan laki-laki ganteng itu sambil bergenggaman tangan. Memang sudah menjadi suatu kebiasaan mereka. Tapi tiba-tiba ada yang berbeda saat itu. Perempuan itu sedang iseng-iseng buka-buka buku pelajarannya. Sedangkan sahabat perempuan itu sedang asik bercanda dengan kekasih perempuan itu. Dalam hati perempuan itu masih bisa sabar. Masih bisa berpikir jernih. Mereka hanya bercanda biasa, mereka hanya ngobrol biasa.
            
Tapi semakin kesini malah kelakuan sahabat perempuan itu semakin menjadi-jadi. Semakin membuat dia geram. Sahabatnya itu meminjam BB kekasih dari perempuan itu. Alasannya untuk mengirim BBM ke pacarnya. Namun mereka sambil bercanda dan sahabat perempuan itu sok-sok cantik dengan mengibas-ngibas rambutnya. Benar. Dia sahabat perempuan itu. Namun tetap saja perempuan itu gak suka ngeliatnya. Perempuan itu hanya bisa diam, menahan rasa cemburu. Dia cuman bisa berpura-pura ketawa, berpura-pura cuek aja sambil mendengar penjelasan guru IPA. Dia cemburu. Cemburu berat. Namun dia tutupi.
            
Bel pulang sekolah berbunyi. Seperti biasa perempuan ini jalan berdua dengan kekasihnya. Tapi ada satu yang berbeda. Tiba-tiba laki-laki itu meninggalkan perempuan ini karna dipanggil dengan sahabat si perempuan. Kata sahabat si perempuan itu ke laki-laki yang amat sangat tampan setiap harinya, application world BB nya rusak. Lalu dengan enaknya laki-laki itu berdiri di sebelah sahabat si perempuan. Tanpa dia ketahui apa rasa hati si perempuan saat ini. Dalam hati perempuan itu berkata untuk sahabatnya, “perempuan tolol”.
            
Selama di perjalanan pulang, perempuan itu hanya bisa diam. Diam menyembunyikan sesuatu. Tiba-tiba laki-lakinya itu bertanya, “kamu kenapa diem aja?”. “Gapapa”, jawab perempuan itu dengan kebohongan. Tapi tetap saja laki-laki itu bersikeras untuk mengetahui apa penyebab perempuan itu sedaritadi diam. Dan perempuan itu menjawab dengan hati yang masih merasa cemburu dan merasa kesal dengan sahabatnya itu.
           
Perempuan ini emang gak pernah suka ngeliat pacarnya deket-deket sama perempuan lain, apalagi perempuan itu sahabat si pacarnya sendiri. Bagi dia, perempuan yang deket sama pacarnya, itu perempuan tolol yang kegatelan. J

Friday, April 26, 2013

Di Saat Kamu Kayak Gini...

Di saat kamu kayak gini, kamu nemuin gak cewek yang kayak aku? Yang selalu sabar ngadepin kamu, gak peduli sebete apa kamu. Dia tetep berusaha ngilangin rasa bete kamu. Ada gak? Coba silahkan kamu cari :-)

Di saat kamu kayak gini, kamu nemuin gak cewek yang kayak aku? Yang selalu nyari kata-kata penghibur buat bales bbm kamu, gak peduli sesingkat apa kamu balesnya. Dia tetep berusaha ngilangin rasa bete kamu. Ada gak? Coba silahkan kamu cari :-)

Di saat kamu kayak gini, kamu nemuin gak cewek yang kayak aku? Yang selalu kuat walaupun berat, gak peduli seberapa sering kamu suka gak ngerti apa maksudnya. Dia tetep berusaha ngilangin rasa bete kamu. Ada gak? Coba silahkan kamu cari :-)

Kalo ada, berarti orang itu hebat. Hatinya mungkin gak terbuat dari batu, baja, ataupun segala-galanya yang kuat. Tapi rasa sayangnya nutupin semua rasa lemah dia pas kamu lagi jutek-juteknya.

Sekarang banyaknya cewek yang cuman bisa ngibas rambut tapi otak nol, yang cuman bisa pamer paha mulus tapi hati busuk, yang cuman bisa pamer belahan dada tapi gak bisa apa-apa.